Langsung ke konten utama

Rayakan Kemerdekaan dengan 7 ide lomba menarik.

Sumber : Koleksi pribadi



Agustus bagi Indonesia adalah bulan spesial diantara bulan-bulan lainnya. Di Agustus khususnya 78 tahun yang lalu, begitu banyak airmata, darah, amarah, keringat, dan do'a-do'a yang dipanjatkan yang kemudian mengantarkan Indonesia untuk bebas dari penjajahan yang beratus-ratus tahun lamanya. 

Di masyarakat Indonesia, 17 Agustus dirayakan dengan gagap gempita. Penuh kegembiraan. Selain melaksanakan Upacara menaikkan bendera di pagi hari dan menurunkan bendera di sore hari, berbagai perlombaan menjadi kemeriahan yang hadir merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. 

Selain merayakan Kemerdekaan, bulan Agustus juga menjadi bulan yang dinanti oleh Blogger Bengkulu. Komunitas yang berusaha menyajikan tulisan agar tetap menjadi pilihan ditengah gempuran media sosial yang mengandalkan musik dan tampilan-tampilan visual yang menarik. Tahun 2023 ini Blogger Bengkulu berusia 7 tahun. Waahhh keren yaaaa..

Ada beberapa perlombaan yang memang selalu ada dan menjadi ciri khas setiap 17-an. Sebut saja Lomba Makan Kerupuk, Lomba Memasukkan Pensil ke Botol, Lomba Lari Karung, Lomba Lari Kelereng, dan yang selalu dinanti Event Panjang Pinang. Lomba-lomba ini identik hanya ada di perayaan 17 Agustus lohhh.

Nah kesempatan kali ini kita coba beri ide 7 perlombaan menarik dalam rangka merayakan HUT RI ke 78 dan HUT ke 7 Blogger Bengkulu. 

Lomba Pasangan (Suami-Istri) 

1. Make-Up Istri

Rules lomba : suami mendadani istri. Mulai dari bedak, alis, eyeliner, eyeshadow, lipstik. Tujuan : selama ini suami sering menganggap remeh jija istri sedang berdandan. Maka tujuannya dengan lomba ini, akan ada keterikatan yang lebih baik, serta suami bisa lebih memahami istri.

2. Peras Santan

Rules lomba : suami-istri diberi 1 buah kelapa masih berkulit. Suami menyelesaikan proses membuka, membelah dan memarut. Istri memeras kelapa hingga dihasilkan santan. Tujuan : agar suami-istri bisa bekerjasama dengan baik.

3. Tebak bumbu

Rules lomba : istri diberikan waktu 30 detik menyiapkan semua bumbu dapur. Kemudian suami menebak/menjelaskan nama masing-masing bumbu dapur tersebut.

4. Couple goals

Rules lomba : suami dan istri secara bersamaan akan diberi pertanyaan-pertanyaan seputar warna favorit, makanan favorit, dll yang harusnya bisa diketahui satu sama lain.

5. Gendong Istri

Rules lomba : suami menggendong istri dengan cara apapun. Dari titik awal hingga titik finish yang telah ditetapkan oleh panitia.

6. Tukar Peran

Rules lomba : suami memilih salah satu pekerjaan yang biasa dikerjakan istri. Begitu pula sebaliknya. Tujuannya adalah agar dapat saling memahami dan mengisi satu sama lain.

7. Merayu

Rules lomba : suami silahkan merayu istri. Bisa dengan nyanyi, bisa dengan puisi, bisa dengan kasih uang mungkin (hahahaha). Tujuannya adalah agar pasangan suami-istri terus mengingat masa-masa baik. Sehingga bisa terus menumbuhkan rasa sayang.

Wahh.. kenapa idenya untuk suami istri??

Menurut saya kebahagiaan dari suami-istri akan sangat mempengaruhi kebahagiaan sebuah keluarga. Keluarga adalah bagian terkecil dari sebuah kelompok masyarakat/Negara. Jika semua keluarga bahagia... maka sebuah Negara pun akan bahagia bukan...

Merdekaa!!!!!

Jika kalian masih mencari ide lomba lainnya bisa kunjungi https://www.ngulikyuk.com/2023/08/lomba-random-di-17-agustus.html

Selamat HUT RI ke 78

Selamat Hari Jadi Blogger Bengkulu ke 7 🥰

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berani Hadapi Dunia Baru dengan Skill Academy

Keadaan ekonomi, kondisi pandemi saat ini sebetulnya bukan menjadi alasan besar menurunnya kualitas hidup seseorang, atau alasan sulitnya menjalani kehidupan sehari-hari. Kesulitan yang sebenarnya justru muncul ketika kita tidak mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Sehingga kita mengalami shock ketika menemukan kondisi baru, misalnya menghadapi penurunan pendapatan penjualan pada usaha milik sendiri, atau pemutusan hubungan kerja dari perusahaan atau tempat kita bekerja.     Semua manusia dilahirkan pasti memiliki kelebihan meskipun satu orang dengan orang lain tidak bisa disamakan. Potensi yang berbeda ini ada, tanpa harus memandang ras, latar belakang keluarga atau pun tingkat ekonomi.   Maka tugas yang harus dilakukan sebenarnya adalah menggali potensi dan meminimalisir kekurangan dalam diri sendiri. Salah satu solusi yang ditawarkan hari ini adalah pelatihan Skill Academy by Ruang Guru. Pelatihan ini dilakukan secara online, sehingga kamu bisa menyimak dengan baik k

Rambut Rontok karena Berhijab? Coba Kenali kebiasaan yang salah pada rambutmu...

  Rambut rontok pasti rata-rata semua perempuan pernah mengalami kayaknya ya??? Tinggal berat ringannya aja kayaknya. Apalgi di wanita yang berhijab. So, apa bener berhijab menyebabkan rambut rontok?? Saya salah satu dari ribuan wanita dengan masalah rambut rontok, yang kadang bikin nggak nyaman sampoan atau sisiran -_- Sedih liat rambut yang udah kayak arsiran di lantai rumah, karena dimana-mana ada. Saya berhijab dari masuk SMP, walaupun pas waktu itu nggak tertib-tertib bener sih. Kapan mau pake, kapan males nggak pake (kode keras : jangan ditiru!!!!). Jadi dulu dipaksa Ayah untuk pake Hijab, dan.... jaman dulu mana berani bilang nggak. Selalu "iya". Balik lagi kebahasan Hijab, jadi kalo diitung-itung sekarang udah kurang lebih 18 tahun pake hijab. Nah... terus apa ada hubungannya ya Hijab = Rambut Rontok. Coba deh kita bahas satu per satu kebiasaa-kebiasaan yang sepertinya, baik atau tidak baiknya. 1. Rambut Basah langsung ditutup Hijab Saya tipe orang yang males rambut l

Makna Masjid dan Sholat Berjamaah sebagai Pusat Peradaban

Masjid secara umum disebut sebagai salah satu tempat beribadah, khususnya bagi umat muslim yaitu masyarakat yang beragama Islam. Di Indonesia beberapa sebutan lain untuk masjid adalah langgar, mushola, surau. Sebutan ini biasanya diperuntukan untuk Masjid yang berukuran lebih kecil. Namun hal baru dan menarik tentang Masjid dari penyampaian Bp. Rohidin Mersyah beberapa waktu lalu dalam peresmian Masjid di Kabupaten Rejang Lebong yang didirikan oleh Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Rejang Lebong, bahwa masjid juga merupakan pusat peradaban, pusat kaderisasi.  Apa maksudnya? Dari Masjid kita akan mengenal ibadah Sholat berjamaah.               “ Jika kita telaah lebih dalam, Sholat berjamaah bukan sekedar sujud dan takbir bersama pada                     satu waktu, tapi banyak hal yang terkandung didalamnya”, papar Bp. Rohidin Mersyah. Makna peradaban dari Masjid dan Sholat berjamah adalah :           1.   Ketika kita baru akan memulai sholat berjamaah,  hal pertama yang dilakuka